Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 19, 2019

Teladan KH. Muhammad Manshur Maskan

KH. M. Manshur Maskan atau lebih sering kami kenal dengan Simbah Manshur, adalah sosok yang para santri Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an Kudus. Beliau merupakan salah satu pengasuh pondok Yanbu’ sepeninggal KH. Arwani Amin, bersama Buya KH. Ulin Nuha Arwani dan KH. Ulil Albab Arwani. Sang kiai adalah teladan bagi para santri, yang mengajarkan nilai-nilai qurani. Salah satunya adalah sewaktu setoran atau musyafahah al-Quran, sebelumnya pasti menyempatkan membaca binnadlor satu halaman yang diperdengarkan kepada para santrinya, dengan maksud agar diketahui bagaimana bacaan al-Quran yang baik dan benar. Sebagai santrinya, Saya dan juga santri lain, sangat senang saat KH. M. Manshur Maskan melafalkan ayat suci al-Quran, yang memberikan rasa tenang dan mendamaikan. Masih terngiang sampai sekarang, bagaimana nada ketika beliau membacakan al-Quran itu kepada kami para santrinya. Sikap istiqamahnya dalam mengaji al-Quran, mesti menjadi teladan. Bisa dipastikan, menjelang sore hari, kia...

TAHFIDH AL-QUR’AN ZAMAN NOW BUTUH IQ TINGGI?

Al-Qur’an merupakan kitab petunjuk bagi seluruh umat manusia di alam semesta, baik yg berdimensi materiil maupun immateriil. Kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw, nabi akhir zaman, penutup para nabi, makhluk termulia dan terkasih Allah Swt. Membaca perhuruf dari Al-Qur’an akan diganjar 10 kebaikan.  Sepanjang zaman, Al-Qur’an selalu terjaga keotentikannya, siapa yang menjaga? Tentu saja para huffazh (penghafal al-Qur’an). Menjaga keaslian redaksi al-Qur’an ini dengan berbagai cara dan metode, baik tulisan (naskah) maupun lisan (hafalan).  Tradisi menghafal sudah dilakukan para salafusshalih, utamanya para sahabat. Sejak masa Rasulullah menerima wahyu ilahi yg disampaikan kepada para sahabat dan langsung dihafalkan, ditulis diberbagai media tulis, untuk merawat kemurniannya yg kemudian dilakukan pengkodefikasian (pengumpulan-pembukuan) mushaf al-Qur’an.  Zaman kekinian, tahfizh al-Qur’an (menghafal al-Qur’an) sudah menggelora dikebanyakan berbagai lembag...

Kejahatan Perkosaan Semakin Marak

    Tidak bisa dipungkiri, akhir ini kita disajikan banyak peristiwa seputar kejahatan seksual, yakni pemerkosaan. Tak hanya itu, ternyata perkosaanya melibatkan remaja, bahkan anak-anak. Kita bisa melihat dibeberapa media yang memberitakan tentang seorang bocah yang diperkosa ramai-ramai, dan ternyata ada pelaku yang masih dibawah umur. Pun begitu juga korban yang menimpa seorang karyawati di Tangerang, yang ternyata dalangnya adalah seorang pelajar SMP!.       Sungguh miris jika kita setiap hari disajikan tanyangan yang memberitakan kejahatan seksual, apalagi korbannya dihabisi secara sadis. Kita pasti akan berfikir, kenapa bisa dia berbuat keji seperti itu? Dimana hati nuraninya? Apakah dia tidak takut dosa?.      Jika sudah seperti ini, yang pasti adalah pendidikan karakter, yang bisa mengubah mental menjadi lebih baik. Salah satunya adalah Agama. Ya, memang agama yang akan memberikan mereka rasa takut ketika akan melakukan ...

Pengusutan Kasus Penistaan Agama Oleh POLRI

Baru saja kita menyaksikan sesuatu kejadian yang luar biasa pada 4 November 2016, yakno Aksi Damai "411" yg menuntut pengusutan penistaan agama oleh Gubernur DKI Ahok untuk di segera diproses.       Gelombang demonstrasi ini disebabkan karena lambanya proses hukum yg dilakukan oleh POLRI,  mengakibatkan masyarakat khususnya umat islam menjadi kurang percaya pada kerja kepolisian,  yg berdampak adanya anggapan bahwa Ahok kebal hukum, sengaja diperlambat,  dll.       Jutaan umat islam berkumpul di Ibukota untuk menunjukkan aspirasi mereka,  peristiwa yg langka terjadi di negara Indonesia. Selain untuk berunjuk rasa, tercipta juga hirrah (semangat)  keislaman yg ditengarai dengan tumpah ruah jamaah shalat di masjid istiqlal,  sampai shalat jum'at yg menuhi jalanan.  Fenomena yg akan membuat orang merinding dan bergidik dengan persatuan umat islam dengan semangat keislaman.      ...

Tenaga Kerja Indonesia untuk Membangun Negeri

Ekonomi indonesia sedang memberikan dampak positif pada tahun ini. Peningkatan perekonomian terjadi dimana-mana, diberbagai sektor utamanya sektor infrastruktur.  Memang tidak bisa dipungkiri era Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus kepada sektor infrastruktur, bahkan memberikan porsi yg lebih dalam penganggaran Belanja Negara.  Tak tanggung2 kurang lebih setengah dari APBN untuk kemajuan infrastruktur. Ketika proyek banyak diberikan oleh pemerintah untuk memajukan infrastruktur,  maka banyak pula pekerja yg dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut. Akan tetapi banyak dari tenaga kerja yg dipakai oleh pemerintah bukan dari penduduk indonesia sendiri. Alangkah baiknya,  bilamana tenaga kerja yg dipakai adalah penduduk indonesia sendiri,  selain lebih bisa memberikan rasa nasionalisme dg membangun indonesia sendiri,  akan juga memberikan kesejahteraan bagi warga Indonesia. Zaki MuttaQien (Guru di Dayah Terpadu Ruhul Islam Rayeuk Kuta Ace...