Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 18, 2019

LIVING QURAN TRADISI AMAL ILMY SANTRI

Al-Quran bak intan berlian, dengan segala sudutnya mampu memancarkan cahaya yang berbeda dengan apa yang terpancar dari sudut-sudut yang lain, dan tidak mustahil jika anda mempersilahkan orang lain memandangnya, maka ia akan melihat lebih banyak dari pada apa yang anda lihat. Ilustrasi ini menggambarkan kepada kita bahwa al-Quran sebagai sebuah teks telah memungkinkan banyak orang untuk melihat makna yang berbeda-beda di dalamnya. Dengan berbagai sudut pandang keilmuan, bahkan juga bermetamorfosa dengan pandangan kehidupan. Hidup dengan Al-Quran merupakan sebuah keniscayaan (sunnatullah) yang akan menuntun manusia menuju Shiratal Mustaqim (jalan yang lurus). Dalam kehidupan kemasyarakatan, al-Quran mempunyai banyak peranan yang mampu menjawab perkembangan zaman sekaligus memberikan solusi terbaik. Dalam konteks sosial kemasyarakatan, al-Quran berfungsi sebagai pengusung perubahan, pembebas masyarakat yang tertindas, pencerah masyarakat dari kegelapan, pendobrak sistem pemerintahan...

Pesantren Sulaimaniyyah (Menghafal Al-Qur'an Hitungan Hari dengan Metode Turki Utsmani)

Pesantren Sulaimaniyyah merupakan Pesantren Tahfizhul Qur'an (menghafal Al-Qur'an) yang berpusat di Negara Turki. Pesantren ini didirikan oleh para relawan dari Turki untuk dakwah Islamiyyah khususnya dalam pendidikan Al-Qur'an. Asramanya pun sudah ribuan dan tersebar diseluruh dunia mulai dari eropa, amerika, australia, afrika, dan asia. Hampir diseluruh negara ada ada pesantren ini, tak terkecuali di Indonesia sendiri. Sepanjang penulis lakukan penelusuran ada sekitar 27 cabang pesantren sulaimaniyyah yang berdiri, termasuk 3 cabang yang sedang dalam persiapan peresmian.       Dia Kota Serambi Makkah sendiri ada 3 cabang, yang semuanya terletak di kawasan Banda Aceh, Darussalam dan Aceh Besar. Pesantren yang mengusung konsep kebudaayan Islam Turki ini memfokuskan dalam pengajaran Tahfizhul Qur'an yang sistem pengajaran dan pendidikannya mengadopsi sistem pengajaran Al-Qur'an pada masa Daulah Turki Utsmani.        Di pesantre...

Pesan Rasulullah kepada Para Orang Tua

Dalam dunia pesantren, sudah sejatinya orang tua menitipkan anaknya (santri) kepada guru (kiai) untuk nantinya dididik dan dibimbing di lingkungan pesantren. Kewajiban mendidik anak sendiri, sebenarnya merupakan kewajiban orang tua untuk menunaikannya. Hal itu sebagaimana disampaikan Nabi Muhammad SAW, bahwa kewajiban orang tua kepada anaknya adalah bagaimana mendidik anak-anak sebaik  mungkin, antara lain dengan mendidik untuk menumbuhkan mahabbah (cinta) kepada Nabi, kepada keluarga Nabi, dan mencintai al-Quran. Pertama, hubbu rasulillah. Yaitu kewajiban mendidik santri untuk cinta kepada Nabi Muhammad. Ini sulit dilakukan. Mengapa? Karena Rasulullah sudah wafat. Bagaimana bisa mahabbah kepada seseorang jikalau tidak pernah bertemu? Padahal, umumnya munculnya rasa mahabbah (cinta) itu karena sering bertemu. Pepatah jawa mengatakan, “witing tresna jalaran saking kulina”. Namun guru harus memperhatikan (mendidik) santri agar dalam sanubarinya, muncul rasa mahabbah. Sebab...

Dinamisasi Al-Qur'an Sepanjang Zaman

Al-Qur’an yang mulia. Semua orang mengetahui bahwasannya al-Qur’an adalah wahyu Ilahi yang diturunkan kepada umat manusia melalui Nabi Muhammad Saw. Sebagai pembuktian bahwa al-Qur’an merupakan kalamullah yang orisinal dan otentik kepada Rasulullah. Hal ini bisa kita cermati jika al-Qur’an tiada duanya di dunia ini. Lain halnya dengan kitab-kitab yang dianggap suci, bisa bermacam-macam adanya. Jika kita telisik kitab selain al-Qur’an banyak versinya, versi ini, itu dan lainnya. Inilah yang menunjukkan keaslian dan kemukjizatannya sebagai wahyu Ilahi. Selain itu, al-Qur’an juga dirancang berdasarkan qadla’ dan qadar Allah Swt yang berlaku di dunia ini sebagai sunnatullah. Maka, dapat dipahami bahwa al-Qur’an harus bisa berjalan ke segala penjuru dimanapun dan sampai kapanpun. Banyak diantara kita pasti berpikir, bagaimana al-Qur’an yang tunggal itu bisa berjalan kapanpun dan dimanapun keberadaannya? Tidak peduli zaman, tempat, dan bahkan perkembangan pikiran serta keadaan yang se...