#sejarahTU
Salah satu murid Madrasah Tarbiyatud Diniyyah yakni Hj. Sumiyati (Mbah Yati @Mbah Yatii ) pada th. 62, yg kemudian menjadi Istri KH. Imam Kusairi. Kondisi sekolah pada th tersebut terdiri dari 3 lokal berdinding batu pasir, yg setelah itu direnovasi atas usualan Kades Wedarijaksa Bp. Karsono mendapat bantuan dari pemerintah ketika th. 87. Bertepatan pada saat itu sedang marak Inpres (Instruksi Presiden) untuk Pendidikan Dasar.
Narasumber : Hj. Umi Hasanah
#sejarahTU
Pada th. 1942 berdiri sebuah Madrasah Tarbiyatud Diniyyah yg merupakan cikal bakal lahirnya Madrasah Tarbiyatul Ulum pada th. 1987, bertempat di sebelah utara Jl raya Wedarijaksa-Jetak yg pada awal berdirinya hanya mempunyai 2 lokal kelas dan bangunan Musholla lama.
Narasumber : Bp. Shohibi Musa
#SejarahTU
Mbah Yai Ahmad lahir pada th. 1875 dan wafat pada th 1957 dg usia 82th.
Mbah Mad lahir dari pasangan Mbah Mushtofa & .... Dg 6 bersaudara diantaranya Mbah Madnur, Heri, dll.
Mbah Mad mempunyai istri Mbah Kasirah (2 Anak = Mbah Hudzaifah & Mbah Imam Kusairi) & Mbah Afsah (1 Anak = Mbah Jaenuddin)
Narasumber : Hj. Sumiyati
#SejarahTU
Mbah Yai Ahmad mempunyai 3 murid kesayangan yaitu Mbah Kusairi (Anak Beliau), Mbah Mito, dan Mbah Umar. Ketiga murid beliau selalu membersamai kemanapun Mbah Ahmad pergi, pun ketika berjuang melawan penjajah.
Narasumber : Mbah Umar
#SejarahTU
Mbah Imam Kusairi lahir pada 1936 dan wafat pada 2001 setelah beliau menunaikan Haji. Pendidikan keislaman Mbah Kusairi langsung dibawah bimbingan orangtuanya yakni Mbah Ahmad. Pada usia remaja Mbah Imam Kusairi melanjutkan studinya ke Pesantren Telogorejo Magelang dibawah asuhan KH. Chudlori, setelah beberapa tahun kemudian menimba Ilmu di Kaliwungu Kendal dan di Kajen kepada KH. Abdullah Salam, dan tabarukan kepada KH. Tohar Wedarijaksa.
Narasumber : Bp. Imam Abi Syukri
#SejarahTU
Mbah Imam Kusairi pernah menjabat sebagai Pengurus NU dan duduk di Lembaga Bahtsul Masail MWCNU Wedarijaksa (saat itu Kec. Trangkil masih wilayah Kec. Wedarijaksa). Beliau juga yg menginisiasi Parade Pelajar NU (IPNU & ANSOR) Se-Kec. Wedarijaksa pada tahun 70an, dengan ciri khas Peci berlogo IPNU. Gencarnya pergerakan NU setelah berakhirnya PKI, untuk menjaga teologi Islam Aswaja An-Nahdliyah di Indonesia
Narasumber : H. Muhammadun Pagerharjo
#SejarahTU
Salah satu murid Madrasah Tarbiyatud Diniyyah yakni Hj. Sumiyati (Mbah Yati @Mbah Yatii ) pada th. 62, yg kemudian menjadi Istri KH. Imam Kusairi. Kondisi sekolah pada th tersebut terdiri dari 3 lokal berdinding batu pasir, yg setelah itu direnovasi atas usualan Kades Wedarijaksa Bp. Karsono mendapat bantuan dari pemerintah ketika th. 87. Bertepatan pada saat itu sedang marak Inpres (Instruksi Presiden) untuk Pendidikan Dasar.
Narasumber : Hj. Umi Hasanah
#sejarahTU
Pada th. 1942 berdiri sebuah Madrasah Tarbiyatud Diniyyah yg merupakan cikal bakal lahirnya Madrasah Tarbiyatul Ulum pada th. 1987, bertempat di sebelah utara Jl raya Wedarijaksa-Jetak yg pada awal berdirinya hanya mempunyai 2 lokal kelas dan bangunan Musholla lama.
Narasumber : Bp. Shohibi Musa
#SejarahTU
Mbah Yai Ahmad lahir pada th. 1875 dan wafat pada th 1957 dg usia 82th.
Mbah Mad lahir dari pasangan Mbah Mushtofa & .... Dg 6 bersaudara diantaranya Mbah Madnur, Heri, dll.
Mbah Mad mempunyai istri Mbah Kasirah (2 Anak = Mbah Hudzaifah & Mbah Imam Kusairi) & Mbah Afsah (1 Anak = Mbah Jaenuddin)
Narasumber : Hj. Sumiyati
#SejarahTU
Mbah Yai Ahmad mempunyai 3 murid kesayangan yaitu Mbah Kusairi (Anak Beliau), Mbah Mito, dan Mbah Umar. Ketiga murid beliau selalu membersamai kemanapun Mbah Ahmad pergi, pun ketika berjuang melawan penjajah.
Narasumber : Mbah Umar
#SejarahTU
Mbah Imam Kusairi lahir pada 1936 dan wafat pada 2001 setelah beliau menunaikan Haji. Pendidikan keislaman Mbah Kusairi langsung dibawah bimbingan orangtuanya yakni Mbah Ahmad. Pada usia remaja Mbah Imam Kusairi melanjutkan studinya ke Pesantren Telogorejo Magelang dibawah asuhan KH. Chudlori, setelah beberapa tahun kemudian menimba Ilmu di Kaliwungu Kendal dan di Kajen kepada KH. Abdullah Salam, dan tabarukan kepada KH. Tohar Wedarijaksa.
Narasumber : Bp. Imam Abi Syukri
#SejarahTU
Mbah Imam Kusairi pernah menjabat sebagai Pengurus NU dan duduk di Lembaga Bahtsul Masail MWCNU Wedarijaksa (saat itu Kec. Trangkil masih wilayah Kec. Wedarijaksa). Beliau juga yg menginisiasi Parade Pelajar NU (IPNU & ANSOR) Se-Kec. Wedarijaksa pada tahun 70an, dengan ciri khas Peci berlogo IPNU. Gencarnya pergerakan NU setelah berakhirnya PKI, untuk menjaga teologi Islam Aswaja An-Nahdliyah di Indonesia
Narasumber : H. Muhammadun Pagerharjo
#SejarahTU
Dzurriyah
BalasHapus